ketahanan pangan di Indonesia, mencakup pengertian, aspek, manfaat, pilar, dan tantangan yang dihadap
🌾 Pengertian Ketahanan Pangan
Menurut Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara hingga perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutu, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Sementara itu, menurut Food and Agriculture Organization (FAO), ketahanan pangan adalah kondisi di mana setiap orang sepanjang waktu, baik fisik maupun ekonomi, memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari sesuai preferensinya.
## 🌍 Aspek-Aspek Ketahanan Pangan
Menurut World Health Organization (WHO), ada tiga aspek utama yang harus dipenuhi dalam mencapai ketahanan pangan
1. **Ketersediaan Pangan (Food Availability)**
Kemampuan untuk memiliki sejumlah pangan yang cukup untuk kebutuhan dasar. Ketersediaan pangan dapat dipengaruhi oleh faktor produksi, distribusi, perdagangan, dan cadangan pangan.
2. **Akses Pangan (Food Access)**
Kemampuan untuk memiliki sumber daya, secara ekonomi maupun fisik, untuk mendapatkan bahan pangan bernutrisi. Akses pangan dapat dipengaruhi oleh faktor pendapatan, harga, infrastruktur, transportasi, dan kebijakan pemerintah.
3. **Pemanfaatan Pangan (Food Utilization)**
Kemampuan dalam memanfaatkan bahan pangan dengan benar dan tepat secara proporsional. Pemanfaatan pangan dapat dipengaruhi oleh faktor kesehatan, sanitasi, pengetahuan, dan budaya.
Selain ketiga aspek tersebut, FAO menambahkan aspek keempat:
4. **Kestabilan Pangan (Food Stability)**
Kemampuan untuk mempertahankan ketiga aspek di atas dalam kurun waktu yang panjang tanpa mengalami fluktuasi atau gangguan. Kestabilan pangan dapat dipengaruhi oleh faktor iklim, bencana alam, konflik sosial, dan ketidakstabilan politik dan ekonomi.
## 🌱 Manfaat Ketahanan Pangan
Ketahanan pangan memiliki berbagai manfaat penting, antara lain:([medcom.id][5])
* **Menjaga Kesejahteraan**: Memastikan ekonomi dan kehidupan sosial tetap stabil.
* **Mencegah Krisis**: Dengan pangan yang cukup, kita bisa menghindari krisis yang berpotensi menimbulkan ketegangan.
* **Mendukung Kesehatan**: Memastikan setiap orang mendapatkan makanan bergizi untuk hidup sehat.
* **Menjaga Ekonomi**: Mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri dan memperkuat ekonomi dalam negeri.
* **Memastikan Ketersediaan Pangan**: Menjamin pangan tersebar merata ke seluruh wilayah.
* **Meningkatkan Kemandirian**: Mengurangi ketergantungan pada impor dengan memperkuat produksi pangan dalam negeri.
* **Melindungi Lingkungan**: Mengelola sumber daya alam secara bijak agar tetap lestari.
Yalfiza
26 Agustus 2025 12:13:58
Kok pertanian tidak ada yaa??? kita nagari yang subur akan pertanian, kok tidak di input...